Friday, October 11, 2019

PERSIAPAN BAK PEMBENIHAN IKAN KERAPU


Pembenihan Kerapu Merah
 Kerapu Merah
Dalam melakukan persiapan wadah dan air untuk pembenihan kerapu ini perlu pengetahuan mengenai kehidupan/ biologi ikan kerapu tersebut, khususnya lingkungan yang diperlukan untuk hidup dan kehidupannya. Bak yang digunakan untuk pembenihan ikan kerapu ini dapat berupa bak beton. Ukuran bak dapat bermacam-macam dan biasanya dapat menentukan kepadatan dan ukuran benih yang akan ditebar. Hal yang harus diperhatikan adalah kemudahan dalam pengaturan aerasi dan pengelolaan air pada bak tersebut. Jadi bak harus dilengkapi dengan pipa pemasukan dan pipa pengeluaran air. Bak yang digunakan untuk pembenihan kerapu ini dapat berbentuk bulat atau empat persegi panjang (Aslianti T ,dkk 1989).
Salah satu gambaran bentuk bak yang digunakan untuk pembenihan kerapu adalah bak beton berbentuk empat persegi panjang dengan ukuran 1,2 m x 4 m x 0,8 m yang dapat diisi air sekitar 2,5-3,5m3. Pada bak ini dapat ditebar 2500-3500 ekor benih kerapu yang berukuran 1,5-3 cm atau dengan padat tebar sekitar 1 ekor/liter. Pada salah satu sisi panjang bak pembenihan ini dilengkapi dengan pipa PVC ¾ inci sebagai saluran aerasi. Pipa saluran aerasi diberi lubang sebanyak 4 buah dengan jarak antar lubang dibuat sama. Selang aerasi yang digunakan berdiameter 1/16 inci, setiap selang aerasi dilengkapi dengan batu aerasi dan pemberat. Jarak batu aerasi dengan dasar bak sebaiknya 5-10 cm. Pada bak beton tersebut dibuatkan saluran pemasukan untuk memasukkan air dari bak tandon, dapat berupa pipa PVC berukuran ¼ inci yang dilengkapi dengan keran. Disamping itu disalah satu sisi bagian yang lain dibuatkan saluran pengeluaran yang terbuat dari bahan pipa PVC dengan diameter 2 inci yang dilengkapi pula dengan keran.
Pembenihan Kerapu Cantang
Kerapu Cantang

Dasar bak dibuat miring 2-3% ke arah pembuangan. Bak pendederan disiram dengan desinfektan berupa larutan kaporit 100-150 ppm pada seluruh sisi bagian dalam bak dan didiamkan selama 24 jam. Penyiraman dengan kaporit ini untuk mempermudah pekerjaan membersihkan dasar dan dinding bak dari kotoran yang menempel. Setelah itu bak danperalatan disikat dan dibilas dengan menggunakan air tawar sampai bau kaporit hilang, kemudian dikeringkan selama sehari. Kegiatan pembersihan ini bertujuan pula agar semua organisme yang menempel atau bakteri di dinding bak dan peralatan lainnya mati. Setelah bersih, bak diisi air laut dan diaerasi selama 2 hari sebelum digunakan (Akbar S, Sudaryanto 2002).

Daftar Pustaka

Akbar, S. dan Sudaryanto, 2002. Pembenihan Ikan Kerapu Macan. Penebar Swadaya , Jakarta.

Aslianti, T., Wardoyo, J.H. Hutapea, S. Ismi, K.M. Setiawati. 1998. Pemeliharaan Larva Kerapu Macan. Jurnal Penelitian Perikanan Pantai, Vol. IV, No. 3: 25-30.