PROSES PERTUMBUHAN PENDEDERAN IKAN NILA DI KJA KEDUNGOMBO

Posted by Zabar Yunus On Selasa, 22 Desember 2015 3 komentar

Pendederan ikan nila dilakukan mulai tanggal 21 November 2015 dengan ukuran 1-2 cm sebanyak 75000 ekor bibit nila yang sudah dijantanisasi. Benih sebanyak 75000 ekor ini ditempatkan pada 2 petak jaring hapa yang berwarna hijau dengan ukuran jaring 6 x 12 x 0,8 meter/jaring. Pakan yang diberikan yaitu pakan PSP yang masih berbentuk tepung, kemudian saya bentuk bola-bola dengan sedikit campuran air sebagai perekat. Pakan PSP yang berbentuk bubuk saya bikin bola-bola guna menghindari terbuangnya pakan akibat terbawa arus karena pendederannya dilakukan di jaring apung, sedangkan kalau pendederan yang dilakukan pada kolam darat, pakan bubuk PSP bisa langsung ditebar dalam bentuk bubuk.

Setelah 1 minggu berada di hapa (jaring warna hijau) bibit nila sudah berukuran 2-4 cm dengan berat/ekor (MBW) sekitar 0,3-0,6 gram, kemudian dipindahin ke waring warna hitam yang lobangnya lebih besar dari hapa warna hijau. Kolam waring tersebut berukuran 12 x 6 x 4 meter. Pemindahan ini dilakukan karena bibit nila sudah memerlukan tempat yang lebih luas agar pertumbuhannya tidak terhambat dan kondisi tubuh ikan tidak terganggu akibat penggunaan hapa hijau, yang mana hapa hijau lubangnya sangat kecil dan sebagian sudah tertutupi lumut dan menyebabkan proses sirkulasi air dan oksigen terhambat.

Pada ukuran 2-4 cm bibit nila sudah mulai dikasih pakan butiran FF-888. Pemberian pakan FF-888 yang saya lakukan masih menggunakan metode adlibitum (sampai kenyang). Pakan FF-888 dibasahi sedikit dengan air yang dicampur vit-c sebanyak 2% dari pakan supaya pakan lebih lembut. Penggunaan vit-c berguna untuk menjaga ketahanan tubuh bibit ikan, apalagi pendederan dilakukan di waduk. Dimana kondisi air di waduk sering berubah-ubah yang membuat ketahanan tubuh ikan menurun dan gampang stres.

Pemberian pakan FF-888 saya berikan selama 3 minggu atau mencapai ukuran 5-7 cm dengan bobot ABW sekitar 2-6 gram. Kemudian diganti dengan pakan FF-999 dimana butirannya lebih besar dari FF-888. Sekarang masa pendederan sudah berjalan selama 33 hari dan bibit ikan baru memiliki ABW 2-7 gram, rencananya pendederan ini dilakukan sampai bibit ikan nila mempunyai bobot sekitar 20 gram/ekor. Jadi silahkan tunggu update kelanjutannya...

Semoga artikel PROSES PERTUMBUHAN PENDEDERAN IKAN NILA DI KJA KEDUNGOMBO bermanfaat bagi Anda.

Jika artikel ini bermanfaat,bagikan kepada rekan melalui:

+ komentar + 3 komentar

6 September 2016 03.15

costly motor bike very luxurious in the world
http://www.suksestoto.com/

Terimakasih Viona Wayan atas Komentarnya di PROSES PERTUMBUHAN PENDEDERAN IKAN NILA DI KJA KEDUNGOMBO
6 April 2017 06.24

Alhamdulillah semoga atas bantuan ki witjaksono terbalaskan melebihi rasa syukur kami saat ini karna bantuan aki sangat berarti bagi keluarga kami di saat kesusahan dengan menanggun 9 anak,kami berprofesi penjual ikan di pasar hutang saya menunpuk di mana-mana sempat terpikir untuk jadikan anak bekerja tki karna keadaan begitu mendesak tapi salah satu anak saya melihat adanya program pesugihan dana gaib tanpa tumbal kami lansung kuatkan niat,Awalnya suami saya meragukan program ini dan melarang untuk mencobanya tapi dari yg saya lihat program ini bergransi hukum,Saya pun tetap menjelaskan suami sampai dia ikut yakin dan alhamdulillah dalam proses 1 hari 1 malam kami bisa menbuktikan bantuan aki melalui dana gaib tanpa tumbal,Bagi saudara-saudaraku yg butuh pertolongan silahkan
hubungi Ki Witjaksono di:O852-2223-1459
supaya lebih jelas
silahkan klik-> PESUGIHAN TANPA TUMBAL

Terimakasih Ibu Karen atas Komentarnya di PROSES PERTUMBUHAN PENDEDERAN IKAN NILA DI KJA KEDUNGOMBO
24 Juli 2017 02.43

PERIKANAN DAN KELAUTAN
PENYULUH PERIKANAN
KOMUNITAS PERIKANAN
SANG PEMIMPIN
PETERNAKAN
PERJALANAN HIDUP
AUTO_PENYO

Terimakasih nina aysiana runny atas Komentarnya di PROSES PERTUMBUHAN PENDEDERAN IKAN NILA DI KJA KEDUNGOMBO

Posting Komentar